Analisis Biaya Produksi dan Pendapatan Usaha UMKM Tas NZ Family di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.58890/jkb.v18i1.555Kata Kunci:
UMKM, Biaya Produksi, Pendapatan Usaha, B/C Ratio, Payback Periode (PP), Break Event Point (BEP) Kelayakan Finansial, Tas.Abstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam penyediaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu UMKM yang berkembang di Kabupaten Bogor adalah UMKM Tas NZ Family yang bergerak dalam produksi tas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya produksi, pendapatan usaha, serta kelayakan finansial UMKM tersebut menggunakan metode analisis pendapatan usaha, B/C Ratio, Payback Period (PP), dan Break Even Point (BEP). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif dengan data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder dari dokumentasi dan referensi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur biaya terdiri dari biaya tetap, variabel, dan investasi dengan kontribusi signifikan terhadap total biaya produksi. Pendapatan usaha meningkat dari tahun ke tahun, meskipun dipengaruhi oleh fluktuasi harga bahan baku dan permintaan pasar. Analisis finansial menunjukkan nilai B/C ratio >1, Payback Periode yang relatif singkat yaitu 0.50, serta posisi Break Event Point (BEP) yang menunjukkan usaha tidak mengalami kerugian. Dengan demikian, usaha produksi tas UMKM NZ Family dinyatakan layak untuk dikembangkan dan dipertahankan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan manajemen keuangan yang lebih terstruktur agar keberlanjutan dan profitabilitas usaha dapat meningkat secara optimal.
Kata Kunci: UMKM, Biaya Produksi, Pendapatan Usaha, B/C Ratio, Payback Periode (PP), Break Event Point (BEP) Kelayakan Finansial, Tas
Unduhan
Referensi
Alam, A. S., & Khoerudin, M. H. (2019). Analisis Usahatani Dan Pemasaran Beras Pandanwangi (Analisis Kasus Di Kelompok Tani Bangkit Desa Babakan Karet Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur). Agroscience (Agsci), 9(2), 153. https://doi.org/10.35194/agsci.v9i2.780
Kasmir, & Jakfar. (2020). Analisis Kelayakan Bisnis (Edisi Revisi). Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Yuaniarta, I. K., Sulindawati, N. L. G. E., & Purnawati, N. M. (2015). Analisis Kelayakan Bisnis. Singaraja: Penerbit Mahasaraswati Press.
Alimudin, A., Falani, A. Z., Mudjanarko, S. W., & Limantara, A. D. (2019). Analisis Pengaruh Penerapan Perspektif Balanced Scorecard Terhadap Peningkatan Kinerja UMKM. Ekonika : Jurnal ekonomi universitas kadiri, 4(1), 1. https://doi.org/10.30737/ekonika.v4i1.337
Dawis, A. M., Meylani, Y., Heryana, N., Alfathoni, M. A. M., Sriwahyuni, E., Ristiyana, R., Januarsi, Y., Wiratmo, P. A., Dasman, S., Mulyani, S., Agit, A., Shoffa, S., & Baali, Y. (2023). Pengantar Metodologi Penelitian.
Diakurnia, H. E. ti, Sya’ban, M., Andrianto, Ipradani, G. Des, & Sari, T. A. M. (2022). Analisis Kinerja Laporan Keuangan Pada Koperasi Kammis Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis, 320–327.
Fiantika, Wasil M, Jumiyati, Honesti, Wahyuni, Jonata, E. a. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Number Maret). https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en
Halim, A. (2020). Kabupaten Mamuju. Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(2), 157–158.
Haryanto, A., & Noerati, N. (2020). Analisis Peningkatan Daya Serap Kain Poliester Dengan Menggunakan Enzim Lipase. Arena Tekstil, 35(1), 13–18. https://doi.org/10.31266/at.v35i1.6047
Dewi, N. P., & Nurcahyo, M. A. (2021). Manajemen Keuangan dan Analisis Kelayakan Proyek. Yogyakarta: Deepublish.
Sari, A. D., & Prasetyo, H. (2020). Analisis Investasi dan Analisis Kelayakan Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Rahayu, N. S., & Permatasari, R. D. (2020). Pengantar Analisis Kelayakan Bisnis. Jakarta: Bumi Aksara.
Kadriyani, E., Mislinawati, & Aksarin. (2022). Penerapan Biaya Diferensial Dalam Rangka Menerima Atau Menolak Pesanan Khusus Pada Kupi Brownies Atjeh, Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 9(2), 114–128.
Novelia Kewetary, Rikoles Latumahina, Fret Danni Iek, Elsa Rumetwa, Mentina Pasaribu, Victor Sipayung, Daud Hiluka, & Susana M. W. Muskitta. (2024). Analisis Break Even Point (BEP) Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada Usaha Gorengan KUD Kota Sorong. Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis, 2(2), 291–304. https://doi.org/10.61132/manuhara.v2i2.791
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (2025). Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas, Tingkatkan Kontribusi terhadap Ekspor Indonesia. Siaran Pers no. HM.4.6/27/SET.M.EKON.3/01/2025.





